Top dan Unik
Kantor Wahyu Utama Telepon. Email bumipeternakanwahyuutama@gmail.com .
HANYA MELAYANI MELALUI EMAIL
Selamat Datang
Jika kamu mau update berita selanjutnya ,kamu bisa berlangganan gratis blog ini silakan klik link
Bumi Peternakan !

Cari Artikel

15 Desember 2012

Jual Cyperkiller (Bisa Dikirim Ke Seluruh Indonesia) GARANSI 100%


CYPERKILLER 25 WP
Merupakan pembasmi kutu-kutu walet. Kutu-kutu pada kotoran walet maupun sarang - sarang walet. 
Cara Penggunaan :
1. Untuk Serangga Terbang
    Cyperkiller 25WP dosis digunakan 30gram di larutkan dalam 10 liter air.  
2. Untuk Serangga Merayap
    Cyperkiller 25WP dosis digunakan 60gram di larutkan dalam 10 liter air.


Penggunaan untuk burung walet satu bungkus 30gr dicampur dengan beberapa liter air (Secukupnya) kemudian disemprotkan kesetiap sudut ruangan yang terdapat kotoran walet, papan sirip dan tempat bersarangnya semut, kecoa dan binatang penganggu lainnya. serbuk cyperkiller ini sudah terbukti efektif untuk memberantas serangga-serangga penganggu kenyamanan walet didalam gedung.

Cyperkiller adalah sebuah produk masih asli dari korea berupa bubuk 1 sachet 30 gram hanya dicampur dengan air antara 5-10 ltr atau disesuaikan kebutuhan sedikit bisa banyak juga bisa.di kocok kocok sampai  tercampur merata menjadi berwarna agak putih.

Harga Rp.25.000,-/sachet1 box isi 200 sachet melayani pengiriman ke seluruh indonesia, ongkos ditanggung pembeli.


Kandungan 
25% Cypermethrin


Hubungi : Bpk. Harun (surabaya) : 081913840373
Melayani Penjualan Ke seluruh Indonesia 
Minimal pembelian 1 box (isi 200 sachet) ongkos pengiriman ditanggung oleh pembeli


Read More..

10 Desember 2012

MANAJEMEN KANDANG



MANAJEMEN PERKANDANGAN
Manajemen perkandangan sapi potong sesuai dengan tujuan dan pola pemeliharaan meliputi kandang pembibitan, pembesaran dan penggemukan.Sedangkan kandang pendukungnya adalah kandang beranak atau kandang laktasi, kandang pejantan, kandan perawatan dan kandang paksa.

1. Kandang Pembibitan
Tatalaksana kandang untuk pembibitan digunakan untuk pemeliharan induk/calon induk dengan tujuan untuk men hasilkan anak atau pedet sampai sapih umur 4–7 bulan. Tipe kandang untuk program pembibitan sapi potong berdasarkan program perkawinanya, yaitu menggunakan kandang individu atau kandang kelompok. Kandang individu bila perkawinannya menggunakan kawin suntik (IB) atau dibawa ke pejantan sesuai dengan keinginannya. Kandang kelompok yaitu kawin dengan pejantan yang ada dalam kandang tersebut.
Pola pemeliharaan induk pada kandang individu membutuhkan pengamatan terhadap aktivitas reproduksinya yaitu saat birahi, untuk dibawa ke kandang kawin dengan menggunakan pejantan ya diinginkan. Induk yang telah bunting (8-9 bulan) pada kandang individu, pada kandang beranak/laktasi sampai pedet berumur 2 bulan.Induk laktasi setelah 2 bulan, dikawinkan lagi bila birahi, kemudian induk dikembalikan pada kandang individu. Pola pemeliharaan pada kandang kelompok, tidak membutuhkan pengamatan khusus terhadap aktivitas reproduksinya karena ternak kawin sendiri dalam kandang saat birahi. Induk saat bunting (7 - 8 bulan) pada kandang koloni segera ditempatkan pada kandang beranak sampai anaknya berumur 2 bulan, selanjutnya setelah induk laktasi 2 bulan dikembalikan pada pada kelompok semula atau pada kandang lain yang berbeda pejantannya (Gambar 1.5). 
Pola pemeliharaan dengan kandang kelompok ini akan memperpendek jarak beranak atau calving interval dibanding kandang individu, karena pola perkawinannya terjadi secara alami.

2. Kandang Beranak
Kandang beranak atau kandang menyusui adalah kandang untuk pemeliharaan khusus induk atau calon induk yang telah bunting tua (8-9 bulan) sampai menyapih pedetnya, dengan tujuan menjaga keselamatan dan keberlangsungan hidup pedet. Kontruksi kandang beranak harus memberi kenyamanan dan keleluasaan bagi induk dan pedet selama menyusui. Kandang beranak termasuk tipe individu yang dilengkapi dengan palungan pada bagian depan, dan selokan pada bagian dibelakang ternak, serta di belakang kandang dilengkapi dengan halaman pelumbaran. Lantai kandang selalu bersih, kering dan tidak. Kontruksi pagar pelumbaran adalah lebih rapat yang menjamin pedet tidak keluar kandang. Luas kandang beranak mempunyai ukuran 3 X 3 meter termasuk palungan didalamnya.
Gambar kandang beranak

3. Kandang Pembesaran

Kandang pembesaran untuk pemeliharaan pedet lepas sapih yaitu antara umur 4–7 bulan sampai dewasa antara umur 18–24 bulan. Tipe kandang ini adalah kandang kelompok yang mempunyai pelumbaran. Kontruksi kandang pembesaran untuk pedet harus menjamin ternak tidak bisa keluar pagar serta mampu mencapai pakan di dalam palungan. Oleh karena itu jarak antar sekat pada pagar dan depan palungan maximal sebesar 40 cm. Tinggi palungan ke lantai (bagian luar) sekitar 50 cm dan tinggi palungan bagian dalam sekitar 40 cm . 
Gambar kandang pembesaran 
Kapasitas kandang untuk pembesaran per ekor sebesar 2,5 – 3 m. Tatalaksana yang perlu mendapat perhatian untuk kandang pembesaran adalah kepadatan kaitannya dengan kecukupan sarana (palungan), dan kondisi ternak yang dipelihara dalam satu kandang harus mempunyai kondisi badan yang sama atau hampir sama, untuk menghindari persaingan sesamanya. Pemeliharaan berikutnya setelah dari kandang pembesaran dilakukan pemisahan antara jantan dan betina, yaitu ternak jantan dipelihara pada kandang penggemukan atau sebagai calon pejantan dan yang betina sebagai replacement stok untuk calon induk.
Gambar ukuran kandang pembesaran

4. Kandang Penggemukan

Kandang penggemukan untuk pemeliharaan sapi jantan dewasa beberapa bulan sampai mencapai bobot tertentu. Lama pemeliharaan ternak pada kandang penggemukan berkisar antara 4 – 12 bulan, tergantung pada kondisi awal ternak (umur dan bobot badan) dan ransum yang diberikan. Tipe kandang untuk penggemukan jantan dewasa adalah tipe kandang individu, untuk menghindari perkelahian sesamanya Beberapa model kandang penggemukan dengan sistem kereman dibuat lebih tertutup rapat dan sedikit gerak untuk mengurangikehilangan energi dan mempercepat proses penggemukan.
Gambar kandang penggemukan

5. Kandang Paksa

Kandang paksa atau lebih dikenal dengan kandang jepit adalah untuk melakukan kegiatan perkawinan IB, perawatan kesehatan (potong kuku) dan lain sebagainya (Gambar 22). Kontruksi kandang paksa harus kuat untuk menahan gerakan sapi. Ukuran kandang paksa yaitu panjang sebesar110 cm, lebar sebesar 70 dan tinggi sebesar 110 cm. Pada bagian sisi depan kandang dibuat ulang untuk menjepit leher ternak.
Gambar kandang paksa


6. Kandang Pejantan

Kandang pejantan untuk pemeliharan sapi jantan yang khusus digunakan sebagai pemacek. Tipe kandang pejantan adalah individu yang dilengkapi dengan palungan (sisi depan) dan saluran pembuangan kotoran pada sisi belakang (Gambar 23). Kontruksi kandang pejantan harus kuat serta mampu menahan benturan dan dorongan serta memberikan kenyamanan dan keleluasaan bagi ternak. Luas kandang pejantan adalah panjang (sisi samping) sebesar 270 cm dan lebar (sisi depan) sebesar 200 cm.
Gambar kandang pejantan

7. Kandang Karantina

Kadang karangtina digunakan kandang khusus mengisolasi ternak dari ternak yang lain dengan tujuan pengobatan dan pencegahan penyebaran suatu penyakit. Kandang karangtina letaknya terpisah dari kandang yang lain.







Read More..

22 November 2012

Kementan Pastikan belum Tambah Impor Sapi

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pertanian tidak akan menambah kuota impor daging sapi hingga akhir 2012. Pertimbangannya waktunya amat pendek. "Tambahan alokasi impor daging tidak mungkin dilakukan, waktunya sempit. Saat ini kuota daging impor untuk hotel, restoran, dan katering," kata Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan di Jakarta, Rabu (21/11).

Kebutuhan daging pada 2012, kata Rusman, ditetapkan sebanyak 484 ribu ton, dengan pasokan dari dalam negeri 399 ribu ton. "Untuk mengisi kekurangan pasokan, pemerintah melakukan impor daging 85 ribu ton, kemudian pemerintah menambah alokasi impor daging sapi sebanyak 7.000 ton, sehingga total impor daging sapi tahun ini 92 ribu ton," kata Rusman.

Impor daging sapi pada 2012, kata Rusman, mencapai 92 ribu ton dan dalam bentuk daging sapi beku. Kuota impor daging sapi pada 2011 mencapai 100 ribu ton, pada 2010 mencapai 120 ribu ton, tetapi tahun ini dipangkas menjadi 41 ribu ton.

"Lonjakan harga daging sapi bukan karena pemangkasan kuota impor, tetapi lebih pada persoalan infrastruktur logistik pengangkutan sapi dari sentra produksi ke daerah konsumen seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat, dan Banten," ujar Rusman.

Rusman mengatakan, saat ini proses pemotongan sapi di rumah potong hewan kembali normal. Kementerian Pertanian akan mengisi kekurangan pasokan daging dengan mendatangkan sapi dari Nusa Tenggara Barat.

 "Dalam jangka pendek, Kementerian Pertanian akan mendatangkan 5.000 ekor sapi dari Nusa Tenggara Barat ke Jakarta. Ini masih terkendala moda transportasi dan Indonesia tidak punya angkutan khusus ternak," katanya. (ant/DOR)
Read More..

Jagal Mogok, Stok Daging Jatim Tetap Aman

MALANG, KOMPAS.com — Jagal dan pedagang daging sapi di Jawa Timur akan menggelar aksi mogok massal selama lima hari. Pihak Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur menjamin selama 5 hari tersebut stok daging dijamin aman di pasaran. Berbagai antisipasi sudah disiapkan.

"Masyarakat jangan khawatir. Jawa Timur tidak kekurangan stok sapi dan daging. Selama pejagal dan pedagang demo mogok, berbagai antisipasi sudah disiapkan," tutur Sekretaris Dinas Peternakan Jawa Timur Irawan Subiyanto kepada Kompas.com, ditemui di Hotel Savana, Kota Malang, Kamis (22/11/2012).

Jumlah sapi di Jawa Timur, kata Irawan, melimpah sehingga pemerintah bisa menggelontor daging potong ke pasaran. "Stok daging akan tetap aman, soalnya kita surplus," katanya.

"Antisipasi selama mogok, pihaknya sudah mempersiapkan daging dan sapi yang akan disiapkan dijual di pasar. Akan tetapi, jika hal itu tidak memungkinkan bisa pakai alternatif lain. Misalnya bisa beli daging ayam atau kambing dulu jika daging sapi tidak dijual," katanya.

Di Jawa Timur, 70 persen daging sapi digunakan untuk pembuatan bakso. "Pedagang bakso selama lima hari ini bisa menggunakan ayam atau daging lainnya dulu. Karena nantinya akan kembali normal," katanya.

Saat ini, harga daging sapi dari peternak sebesar Rp 35.000 per kilogram. Kondisi tersebut yang memaksa jagal untuk meminta harga daging ikut dinaikkan serta ongkos pemotongan. Harga daging di pasaran kini mencapai Rp 75.000 per kilogram, kata Irawan sudah cukup bagus.

"Alasan itu yang membuat jagal minta harga dinaikkan. Mereka juga butuh untung," ujarnya.

Sementara itu, dalam setiap tahunnya, jelas Irawan, sebanyak 500.000 sapi yang dipotong di wilayah Jawa Timur. "Setiap harinya sekitar 300 ton daging-tulang disebar di pasaran dengan jumlah jagal sebanyak 850 orang," katanya.


Editor : Kistyarini







Read More..

Kenaikan Harga Daging Sapi di Kediri karena Latah

KEDIRI, KOMPAS.com - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kediri, Jawa Timur menyebut kenaikan harga daging sapi di Kediri karena faktor latah atas kenaikan daging sapi di daerah lain.

Sri Suparmi, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan mengatakan, selama ini ketersediaan sapi hidup maupun daging tidak ada kendala sama sekali. Bahkan Kediri menjadi salah satu daerah penghasil sapi di Jawa Timur.

Selama ini jumlah kebutuhan daging sapi untuk masyarakat mencapai 3.031 ton per tahun, sementara ketersediaannya jauh lebih banyak lagi, yaitu 3.548 ton, sehingga ada kelebihan stok hingga 517 ton. Dengan adanya kenaikan harga daging seperti saat ini, menurutnya, begitu kontras bila dilihat dari surplus stok yang ada. Sehingga ia menduga situasi ini sebagai respons alamiah pasar atas apa yang terjadi pada pasar lain.

"Jadi kalau harganya meningkat itu ya karena ikut-ikutan daerah lain seperti Jakarta. Bukan kami-kami ini yang menentukan harganya, murni mekanisme pasar," kata Sri Suparmi pada Kompas.com, Kamis (22/11/2012).

Hingga Kamis (22/11/2012), harga daging sapi di tingkat pedagang Kediri bertahan pada kisaran Rp 75 ribu per kilogram. Bahkan para pengusaha pemotongan sapi di Pasar Setono Betek, Kota Kediri mendapatkan surat edaran berisi kenaikan harga mulai dari Rp 5.000/kg dari paguyuban pemasok sapi sejak awal bulan ini.
Editor :
Farid Assifa
Read More..

1 November 2012

Sebanyak 10.050 Sapi Bibit Ilegal Ditahan Badan Karantina


GUNUNG SUGIH, KOMPAS.com - 
Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian saat ini mengamankan total 10.050   ekor sapi yang diduga diimpor secara ilegal oleh empat feedlot(perusahaan penggemukan sapi). Hal itu diungkapkan Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Banun Harpini di sela-sela mendampingi rombongan Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja untuk menelusuri soal masuknya sapi impor ilegal, Senin (10/9/2012).
Ia mengatakan, sapi-sapi asalan ini diimpor dengan izin dokumen impor sapi bibit. "Namun, fisik sapi tidak sesuai dengan izin. Itu ternyata adalah sapi produktif, bukan bibit," ujar Banun. Sapi-sapi ini diimpor oleh empat importir atau feedlot, yaitu PT Tanjung Unggul Mandiri di Tangerang, lalu PT Great Giant Livestock, PT Austasia Stockfeed dan PT Agro Giri Perkasa di Lampung. Sebagian sapi-sapi yang ditolak ini kini berada di Balai Karantina di Tangerang dan Lampung. "Sebagian sapi bahkan diketahui telah bunting. Sudah ada yang beranak pula," ujarnya. Kemungkinan besar sapi yang diamankan di Balai Karantina sejak Juni 2011 ini kemungkinan akan direekspor ke daerah asal.
Read More..