Top dan Unik
Kantor Wahyu Utama Telepon. Email bumipeternakanwahyuutama@gmail.com .
HANYA MELAYANI MELALUI EMAIL
Selamat Datang
Jika kamu mau update berita selanjutnya ,kamu bisa berlangganan gratis blog ini silakan klik link
Bumi Peternakan !

Cari Artikel

11 Juli 2012

Kemitraan Sapi Potong Bp. Nurdin dengan Bumi Peternakan Wahyu Utama

Bapak Nurdin Bergabung dengan bumi peternakan wahyu utama sejak tanggal 25 juni 2012. Beliau mengambil sapi dari Bumi Peternakan wahyu Utama dengan SISTEM KEMITRAAN. Karena sistem Kemitraan merupakan salah satu sistem ANTI-RUGI andalan PARA PETERNAK SAPI di sekitar JAWA TIMUR yang bermitra dengan Bumi Peternakan Wahyu Utama. Beliau beternak dengan dibawah arahan salah satu Mitra Ternak Wahyu Utam yang sukses yakni Bapak Dernan. Untuk Saat ini Bapak Dernan dapat menaikan Sapi Potong kira-kira 1,2 - 1,5 kg / Hari / Ekor dengan ransuman pakan buatan beliau dan ditambah dengan Formula BIO-ENERGI. untuk saat ini Bp. Nurdin masih terus dibina dan setelah 3 - 7 bulan maka ternak tersebut akan kembali oleh Bumi Peternakan wahyu Utama.
Read More..

Kemitraan Sapi Potong Bp. Domroh dengan Bumi Peternakan Wahyu Utama

Bapak Domroh Bergabung dengan bumi peternakan wahyu utama sejak tanggal 26 juni 2012. Beliau mengambil sapi dari Bumi Peternakan wahyu Utama dengan SISTEM KEMITRAAN. Karena sistem Kemitraan merupakan salah satu sistem ANTI-RUGI andalan PARA PETERNAK SAPI di sekitar JAWA TIMUR yang bermitra dengan Bumi Peternakan Wahyu Utama. Beliau beternak dengan dibawah arahan salah satu Mitra Ternak Wahyu Utam yang sukses yakni Bapak Dernan. Untuk Saat ini Bapak Dernan dapat menaikan Sapi Potong kira-kira 1,2 - 1,5 kg / Hari / Ekor dengan ransuman pakan buatan beliau dan ditambah dengan Formula BIO-ENERGI. untuk saat ini Bp.Domroh masih terus dibina dan setelah 3 - 7 bulan maka ternak tersebut akan kembali oleh Bumi Peternakan wahyu Utama.
Read More..

Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) sebagai alternative permodalan bagi peternak BREEDING di persapian



Adalah kredit investasi untuk usaha pembibitan sapi dalam rangka produksi bibit sapi potong atau sapi perah yang memperoleh subsidi bunga dari pemerintah.

Sasaran penerima KUPS :

  • Perusahaan Pembibitan
  • Koperasi
  • Koperasi Peternak

Persyaratan

Syarat Perusahaan Pembibitan :
  • Berbadan Hukum dan memiliki perijinan
  • Telah menjalankan usaha peternakan sapi minimal 3 tahun
  • Bermitra dengan kelompok peternak/gabungan kelompok peternak
  • Memperoleh rekomendasi dari Dinas Kabupaten/Kota dan Direktorat Jenderal Peternakan
  • Kondisi keuangan perusahaan di usaha peternakan sapi dalam 2 (dua) tahun sehat dari segi profitabilitas dan solvabilitas

Syarat Koperasi :

  • Telah berbadan hukum
  • Usaha dalam bidang peternakan sapi telah berjalan minimal 3 tahun
  • Memperoleh rekomendasi dari Dinas Kabupaten/Kota dan Dirjen Peternakan
  • Kondisi keuangan Koperasi di usaha peternakan sapi dalam 2 (dua) tahun sehat dari segi profitabilitas dan solvabilitas

Syarat Kelompok Peternak/Gabungan Kelompok Peternak :

  • Terdaftar pada Dinas Kabupaten/Kota setempat
  • Bermitra dengan perusahaan pembibitan atau koperasi yang memberikan minimal penjaminan pembelian dan atau jaminan pelunasan kredit
  • Memperoleh rekomendasi dari Dinas Kabupaten/Kota
  • Organisasi kelompok peternak telah berjalan minimal 1 tahun
  • Memiliki anggota dengan kriteria sebagai berikut :
    1. Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
    2. Memiliki KTP setempat, telah menetap/berdomisili di desa tersebut minimal selama 12 bulan

Fitur Kredit :

  • Limit kredit maksimal Rp 66 milyar
  • Jenis kredit investasi
  • Tujuan kredit untuk pengadaan sapi betina siap bunting/bunting
  • Dana sendiri 0%
  • Suku bunga yang dibebankan kepada peternak sebesar 5%
  • Agunan adalah fixed aset
  • Bebas Biaya Provisi
Read More..

KKPE (Kredit Ketahanan Pangan dan Energi) solusi untuk Pembiayaan pada Pengusaha Ternak Sapi

DEFINISI

Kredit Ketahanan Pangan dan Energi yang selanjutnya disebut bjb KKPE adalah kredit investasi dan/atau modal kerja yang diberikan dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Program Pengembangan Tanaman Bahan Bahu Bahan Bakar Nabati.

SASARAN

  • Petani, Peternak, Pekebun, Nelayan, Pembudidaya ikan yang tergabung dalam suatu kelompok tani dan atau koperasi.
  • Koperasi yang bergerak dalam bidang pengadaan pangan

USAHA DAN KOMODITAS YANG DAPAT DIBIAYAI

  • Petani, dalam rangka pengembangan tanaman padi, jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, koro dan/atau perbenihan (padi, jagung dan/atau kedelai). 
  • Petani, dalam rangka pengembangan tanaman bawang merah, cabai, kentang, bawang putih, tomat, jahe, kunyit, kencur, pisang, salak, nenas, buah naga, melon, semangka, pepaya, strawberi, pemeliharaan manggis, mangga, durian, jeruk dan apel. 
  • Petani dalam rangka pengembangan tebu. 
  • Peternak, dalam rangka pengembangan peternakan sapi potong, sapi perah, pembibitan sapi, kerbau, kambing/domba, ayam ras, ayam buras, itik, burung puyuh dan kelinci. 
  • Kelompok tani dalam rangka pengadaan/peremajaan alat dan mesin untuk mendukung usaha tersebut diatas meliputi, traktor, power threser, corn sheller, pompa air, dryer, vacuum fryer, chopper, mesin tetas, pendingin susu dan biodigester.
  • Koperasi, dalam rangka pengadaan gabah, jagung dan kedelai
  • Nelayan, untuk kegiatan usaha di bidang :
    • Penangkapan ikan, meliputi kegiatan usaha penangkapan dengan menggunakan alat tangkap pancing, jaring dan pukat beserta turunannya.
    • Pembudidayaan ikan, meliputi kegiatan usaha pembudidayaan udang, nila, gurame, patin, lele, kerapu macan, ikan mas, dan pengembangan rumput laut.

KRITERIA

  • PETANI/PETERNAK/PEKEBUN/NELAYAN/PEMBUDIDAYA IKAN
    • Berusia paling rendah 21 tahun atau sudah menikah yang memiliki kegiatan usaha produktif minimal telah berjalan selama 1 tahun
    • Menjadi anggota kelompok tani
    • Bersedia mengikuti petunjuk Dinas Teknis atau Penyuluh Pertanian dan mematuhi ketentuan-ketentuan sebagai peserta bjb KKPE.
    • Tidak sedang memperoleh fasilitas kredit program dari pemerintah
    • Tidak masuk dalam Daftar Hitam Bank Indonesia dan tidak terindikasi mempunyai kredit bermasalah baik sebagai perorangan, badan usaha atau pengurus.
    • Tidak ada informasi negatif dan tidak sedang terlibat/menghadapi masalah hukum
  • KELOMPOK TANI
    • Telah terdaftar pada dinas teknis setempat.
    • Mempunyai anggota yang melaksanakan budidaya komoditas yang dapat dibiayai bjb KKPE
    • Mempunyai organisasi dengan pengurus yang aktif paling kurang ketua, sekretaris dan bendahara.
    • Mempunyai aturan kelompok yang disepakti oleh seluruh anggota.
  • KOPERASI
    • Berbadan hukum
    • Memiliki pengurus yang aktif
    • Memenuhi persyaratan bank teknis
    • Memiliki anggota yang terdiri dari petani, peternak, pekebun dan nelayan
    • Memiliki bidang usaha di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan atau pengadaan pangan

KELENGKAPAN DOKUMEN

  • PERORANGAN
    • Fotokopi KTP Pemohon dan Istri/Suami bagi yang sudah berkeluarga
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku
    • Fotokopi Surat Nikah Pemohon
    • Pas photo Pemohon beserta Istri/Suami (ukuran 3x4, 1 lembar)
    • Surat pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan sebagai petani dan diketahui oleh Kepala Desa/Lurah setempat
    • Apabila menggarap lahan orang lain diperlukan surat kuasa/keterangan dari pemilik lahan yang diketahui oleh Kepala Desa.
  • KELOMPOK TANI
    • Apabila kelompok tani bekerjasama dengan Mitra Usaha agar membuat kesepakatan secara tertulis dalam bentuk perjanjian kerjasama antara pihak-pihak yang bermitra.
    • Surat tanda bukti terdaftar dari dinas teknis terkait
    • Susunan pengurus Kelompok Tani yang aktif paling sedikit terdiri dari Ketua , Sekretaris dan Bendahara
    • Surat kuasa dari anggota Kelompok Tani yang menunjuk Ketua Kelompok dari anggota
  • KOPERASI
    • Surat pengesahan Badan Hukum Koperasi dari Instansi yang berwenang
    • Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang memuat kegiatan antara lain kegiatan usaha di sektor pertanian
    • Daftar anggota yang terdiri dari petani
    • Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) / identitas lainnya yang masih berlaku atas nama seluruh pengurus .
    • Copyseluruh ijin atau legalitas usaha yang dimiliki dan masih berlaku
    • Copyhasil Rapat Anggota Tahunan (minimal 2 periode terakhir) Serta penetapan Susunan Pengurus yang telah dilegalisasi oleh instansi yang berwenang.

KETENTUAN

  • Plafond
    • Maksimal sebesar Rp 50.000.000,00
      • Untuk petani, peternak, pekebun, nelayan dan pembudidaya ikan, yang disesuaikan dengan jumlah kebutuhan Indikator.
    • Maksimal seebsar Rp 500.000.000,00
      • Untuk kelompok tani dalam rangka pengadaan/peremajaan alat dan mesin untuk mendukung usaha tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, penangkapan ikan dan pembudidayaan ikan.
      • Untuk koperasi dalam rangka pengadaan pangan.
    • Jangka Waktu
      • Jangka waktu ditetapkan berdasarkan siklus tanam /usaha komoditas yang dibiayai dengan batasan maksimal 5 (lima) tahun.
    • Biaya- biaya
      • Bebas biaya administrasi
      • Biaya provisi sebesar 0,5 % per tahun
      • Biaya notaril sesuai tarif yang berlaku di Notaris untuk :
        • Pembuatan Perjanjian Kredit
        • Pengikatan Agunan
    • Agunan
      • Nilai agunan minimal sebesar 100 % dari plafond kredit.
      • Jenis agunan berupa :
No Jenis Bukti pemilikan
1 Tanah/Bangunan SHM / SHGB / SHGP
2 Lapak/Los/Kios/Toko SHM / SHGB / SHGP
3 Kendaraan Roda 4 BPKB
4 Cash Collateral Deposito / Tabungan / Ori












Read More..

Kemtraan bpk. Khanif dengan Bumi Peternakan Wahyu Utama

Hanya bermodalkan tekad, Pak Khanif seorang wirausaha / peternak sapi memutuskan bergabung menjadi mitra di Bumi Peternakan wahyu Utama. sebelumnya pak Khanif hanya sekedar menggeluti secara sambilan usaha ternak sapinya dengan bantuan karyawan Bpk Narji, karena memang diakui selain bisnis dipersapian membutuhkan dana atau modal besar resiko-nya juga besar kalo tidak pintar memanage keuangan. karena diawal kita sudah dikondisikan dengan harga pembelian bibit sapi yang belum tentu bagus (bisa murah tapi lebih banyak lebih mahal karena dibisnis persapian banyak blantik atau makelar sapi) setelah pembelian sapi kita juga dipusingkan dengan harga pakan konsentrat jadi yang cenderung dari tahun ke tahun selalu naik harganya. dan yang ketiga adalah saat memasarkan ternak sapi tersebut susah susah gampang 'keluhnya pak khanif.
Namun setelah beliau mendapatkan pembelajaran dari studi banding di Bumi Peternakan Wahyu Utama dan Menjadi Mitra di Bumi Peternakan Wahyu Utama 3 keluhan diatas sudah terselesaikan semua. karena dengan menjadi Mitra di Bumi Peternakan Wahyu Utama akan mendapatkan jaminan harga dan kepastian untuk dibeli kembali. "ucapnya beliau sambil tertawa terbahak-bahak. beliau sekarang memiliki 50an ekor sapi potong dan sebagian besar sapi kemitraan dengan Bumi Peternakan Wahyu Utama. Untuk mengenai masalah pakan konsentrat beliau sudah membuat konsentrat sendiri dari campuran bungkil sawit, bungkil bawang, kulit kacang yang sudah diselep sendiri, gamblong, bekatul. konsentat tersebut di Fermentasi selama 3 hari dengan Bio-energi, dan untuk mengatasi masalah Bau Kotoran kandang beliau malah menyarankan untuk menggunakan BIO-Fermentor karena beliau sendiri telah mempraktekannya sendiri dan terbukti memang Bagus.
Read More..

5 Juli 2012

Kemitraan sapi Potong dengan bpk. Fadeli Lamongan

Bupati Lamongan Bp. H.Fadeli
Telah dikirimkan Sapi sebanyak 20 ekor ke daerah lamongan Awal tahun 2012. Beliau merupakan salah satu Mitra Bumi Peternakan Wahyu Utama di Lamongan. Peternakan beliau memakai Bio-Energi untuk memfermentasi pakan konsentratnya serta BIO-Fermentor untuk mengatasi Limbah Polusi pada Kandangnya.
Read More..